Hadiah apa ya?

Standard

Ngasih hadiah apa ya Sabat 13 ini?  Pertama kali di Pamulang jadi koordinator Pelayanan Anak-anak, dari awal udah minta jatah hadiah SS 13 diperbesar, dengan komitmen adalah: hanya anak-anak yang rajin sekolah sabat yang dapet hadiah, dan hadiahnya bukan berupa makanan.  Pertama itu, gw inget, beliin buku gambar, krayon, gunting, lem, kertas lipat dalam satu paket.  Tujuannya adalah: lem dan gunting itu tiap sabat dibawa untuk prakarya dikelas. Hasilnya? Anak-anak seneng, tapi minggu depannya, teteup lah, ibu guru harus siap sedia dengan segala perlengkapan perang itu.

Pernah gw beliin buku.  Huah, ternyata buku untuk anak-anak mahal banget.  Dengan budget 10 – 15rb per anak, paling dapet buku mewarnai tipis-tipis di toko buku Immanuel.  Yang agak worthed sedikit, budgetnya minimal 25 ribu. Itupun masih kategori buku terbitan tahun lama dari Kalam Hidup.  Kalau mau buku yang berwarna, tebal, alkitab 365 hari, harganya juga waaauw.  Akhirnya, Ibu guru berkorban sedikit nambahin uang jatah hadiah, hingga setiap anak bisa dapet buku yang cukup tebel, berwarna dan bermakna. Judulnya adalah doa setiap hari untuk anak-anak.

Pernah gw beliin tas dan payung dari pasar pagi.  Sayang tas-tas itu kualitasnya setara dengan harganya.  Beberapa kali pakai copot semua tali-talinya.  Sigh. Payung lumayanlah, bisa dipakai beberapa bulan.

Pernah gw fotokopi aja buku Jeremi yang bagus seperti saduran dari bahasa Inggris, plus sedikit makan bergizi seperti jus dan susu.

Pernah gw beliin buku renungan pagi anak-anak. Yang diterbitkan konfrens DKI.  Sayangnya kemudian gw yang patah hati akibat editorial buku renungan yang kurang professional.

Pernah gw paketin crayon, pinsil dan cat air.

Pernah botol minum dan tempat bekel.  Kayaknya ini paling sering, karena harganya yang sangat sangat terjangkau.

Pernah celengan kaleng. Dengan tujuan anak-anak menabung. Tapi mungkin jadi hiasan aja kali.

Pernah alkitab anak-anak, hasil fund raising jualan kalender.  Satu alkitab harganya Rp 60,000- Lumayan, tapi mencapai target One Child One Bible.

Kalau alat tulis aja, sering banget.  Terakhir kemaren, beli mainan anak-anak yang kecil-kecil.  Mobil-mobilan untuk yang laki-laki dan sisir untuk yang perempuan.

Kuartal ini? Masih puyeng, mikirinnya. Ideas?

One response »

  1. Later then, we bought a T-Shirt for them. Each children, from babies to teenager, got a cheap🙂 T-Shirt.

    Pretty well, on a short period after that, some children who attend KKR Anak2 got another T-Shirts as part of KKR Souvenirs.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s