Membaca as a skill

Standard

Acara PA? Heheh…kesempetan gw mengajak orang untuk membuka pikiran.  Gw mulai dengan kuisioner 20 nomor.  Pertanyaan aneh-aneh, mulai dari siapa orang yang ditelan ikan dan selamat? ~~kebanyakan bilang Yunus.  Mungkin engga pernah baca Pinokio yang juga selamat ditelan ikan~~ .  Lalu apa itu Nimbus 2000? ~~kebanyakan orang tua bilang itu kartu permainan, sedangkan anak-anak kecil menyangka itu bolpen~~, sampai kepada hal yang lebih unik, seperti nama negara dan tokoh dunia.  Hanya sedikit sekali orang yang bisa menyelesaikan dengan benar 70% pertanyaan. 

Topik bahasannya sebenernya adalah tentang: Membaca.  Gw tergelitik karena gw liat orang-orang di gereja sangat suka NGERUMPI.  Kalo ngobrol cenderung rumpi ini terjadi setelah kebaktian, saat makan siang atau ramah tamah, gw mungkin ga segitu sensi-nya.  Taapii…ini ngobrolnya pas kebaktian.  Bukan hanya di luar ~~baca: halaman~~ gereja, termasuk juga di dalam gereja, pas saat kebaktian.  Suara ngobrol mendengung seperti lebah.  Simpel aja, dalam analisa gw…orang-orang rumpiii abess biasanya kurang suka membaca! Padahal membaca sangat perlu, bukan hanya mencari informasi berguna tapi juga melatih otak untuk and pemikiran.

Anak-anak kecil udah gw ajarin bahwa selama kebaktian, kalopun boring…marilah membaca.  Bukunya tersedia.  Tinggal minjem.  Setelah gw terangin pentingnya dan manfaat membaca, hanya sedikit yang keliatannya bener-bener menyadari bahwa mereka perlu untuk meningkatkan diri mereka.  Time to ask for God’s wisdom!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s