This is Your Day

Standard

sep_all.jpg

Sabat khusus anak-anak tahun ini beda dengan tahun lalu.  Sebenernya, yang tahun lalu juga udah cukup bagus menurut gw.  Tahun lalu yang khotbah Willi sama Jeremi.  Ales jadi pemimpin sekolah sabat.  Cumaaaa….yang gw bete, taun lalu Ibu Hutagaol lagi demen banget sama si Anton.  Mungkin karena dia termasuk yang cukup besar, dianggap bahwa dia bisa melakukan tugas-tugas tambahan menggantikan yang ga datang.  Padahallll….ampunnnn…ancurnya minta ampun.  Ngomong biasa aja mulut ga dibuka, gimana juga ngomong di podium??? Tapi, sudahlah.

Taun ini gw buat format-nya beda.  Usulan dari Tante Yanti agar diumumkan jauh-jauh hari bahwa hari khusus anak-anak adalah juga sekalian hari tamu.  Semua anak-anak yang bawa tamu, termasuk tamu-tamunya akan mendapat kenang-kenangan.  Ide bagus!

Tiga minggu sebelumnya, dimana-mana gw udah tempel pengumuman tentang hari khusus anak-anak plus hari tamu.  Bikin undangan, melatih anak-anak kelas Power Point untuk khotbah, minta kesediaan Kak Silvy untuk khotbah juga, melatih anak-anak yang lainnya nyanyi atau bagian yang lain dan mem-format Findy khusus menjadi MC sejuta umat pada hari khusus ini, plus menerbitkan buku acara.

Pas harinya….jam 8:15 gw agak panik, secara gereja udah penuh anak-anak.  Padahal gw masih tempel-tempel sana-sini berbagai dekorasi.  Ibu Surti yang emang bagiannya song service, mengambil inisiatif mengajar anak-anak menyanyi.  Untung lagu-lagunya udah dimuat di buku acara!  Ibu Surti song service selama 45 menit sampe jam 09:00 teng waktu Findy dan Jerika memasuki ruangan.

Gw salut banget dengan guru-guru anak-anak taun ini….persiapannya selalu mateng.  Mereka bawa segala alat peraga dan mainan, sehingga acara belajar sekolah sabat menjadi kesenangan tersendiri.  Perlu gw garis bawahi bahwa semua kreatifitas dan bahan itu ditanggulangi oleh kantong masing-masing!

Acara khotbah yang biasanya ditingkahi keributan anak-anak yang bermain di luar, hari itu tenang banget.  Bukan pada tidur, tetapi mendengarkan dengan seksama.  Ales, Nick, Willi (yang bikin gw gemes karena ketauan banget ga latihan, ngomongnya kacau dan materinya berantakan), dan Kak Silvy memerangkap pendengar yang terpesona.  Gimana engga? Ales tega-teganya memencet setube odol sampe abis dan  Nick menggigit sepotong biskuit Oreo sebagai ilustrasi…..jadi kepingin Oreo juga neehh!!

Acara makan siang juga meriah….padahal potluck biasanya agak tawar karena perencanaan menu yang kurang teratur.  Sebagai penutup adalah acara PA.  Namanya aja PA, yang hadir anak-anak semua!  Paling perlu disorot, sementara anak-anak berdiri dan dengan semangat menyanyikan energizer, PA….~~read again:PA~~ nya malah duduk-duduk aja dengan semangat nonton dan ngetawain.   Plis deh!

Dapet apa sih kalo bawa tamu?  Setelah kaos bergambar kartun terkenal.  Gw menghabiskan setengah hari sendiri mengelilingi pasar pagi dan bernego untuk memperoleh harga yang reasonable untuk 40 kaos.  Hhh…jumlahnya pas banget dengan jumlah tamu dan anak-anak yang bawa tamu.  Ga nyisa sedikitpun.  Beberapa anak yang ga bawa tamu ~~dan ga dapet kaos~~ diem-diem mengeluh.  

Gw hanya mau mengajarkan sebuah pelajaran penting di jaman yang serba instan ini: untuk mencapai sesuatu usaha tetap diperlukan! 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s